Tag: #beforetheflood

Global Warming is Real !

Global Warming is Real !

 

a441be87e71bb3f554d9771708a30bac_XL

 

Belakangan setelah menonton film before the flood saya merasakan fakta yang luar biasa konyol. Dimana orang-orang pemerintahan di amerika sana tidak percaya dengan adanya perubahan iklim dan pemanasan global. Mereka justru malah beranggapan bahwa global warming is bullshit.

Entah apa yang ada dipikiran mereka, sehingga mereka bisa berkata bahwa dunia tidak mengalami perubahan suhu secara drastis selama 25 tahun terakhir, dunia justru menjadi dingin saat ini.
Hal ini bertentangan dengan pendapat para ilmuwan yang beranggapan bahwa suhu di atmosfer saat ini telah dapat dikatakan tidak normal dan juga telah terjadi perubahan iklim. Para ilmuwan mengatakan jika hal ini dibiarkan terus menerus, maka akan terjadi dampak yang amat besar yaitu mencairnya es di kutub dan juga Greenland. Dan apabila es tersebut mencair, maka seluruh daratan bumi akan tenggelam dan mungkin saja tidak ada lagi daratan yang akan Nampak, persis seperti film “water world” dimana saat itu dimasa depan seluruh bumi telah terendam oleh air, dan manusia memulai peradaban baru dengan kehidupan diatas air.

Kembali kedalam film before the flood, film yang diproduksi sekaligus diperankan oleh Leonardo diCaprio ini bercerita tentang perjalanannnya menjadi seorang duta perdamaian PBB. Mungkin ini bukanlah film seperti yang kalian bayangkan, dimana terdapat alur dan jalan cerita seperti film pada umumnya, melainkan kumpulan perjalanan Leonardo dalam menjelajahi dunia untuk melihat seberapa parah keadaan dunia saaat ini. Di film tersebut Leonardo pergi ke kutub utara dan juga Greenland, dimana kini keadaaannya tidak lagi seperti dulu, es sudah mencair, dan setiap hari Greenland membuang air dari lelehan es tersebut ke laut sehingga menyebabkan volume air laut menjadi bertambah.

Tidak hanya masalah es yang mencair saja, di film tersebut terdapat cukup banyak gambaran dari pabrik-pabrik yang membakar bahan bakar fosil setiap harinya, dan membuang CO2-nya ke udara begitu saja. Sungguh pemandangan yang mengerikan.

Kemudian adegan berpindah ke Negara dengan jumlah penduduk terbesar pertama didunia, China. Negara tersebut sempat mengalami masalah serius dengan polutan. Dimana di Negara tersebut udara segar sudah sangat susah sekali untuk didapat. Terlalu banyak racun di udara sehingga orang-orang menggunakan masker saat keluar rumah.
Hal tersebut memicu kemarahan public, sehingga masyarakat melakukan demo besar-besaran untuk menutut pemerintah beralih kepada sumber energy ramah lingkungan.
Dan saat ini china mulai mengurangi pemakaian bahan bakar fosil dan mulai berubah ke energy yang ramah lingkungan. Menggunakan kincir angin dan panel surya sebagai energy terbarukan.

Adegan selanjutnya berada di India, meskipun sudah sejak lama menggunakan bahan bakar fosil, namun nyatanya di Negara ini masih ada 30% penduduknya yang masih belum teraliri listrik. Dalam perbincangannya dengan orang india, terlihat jelas bahwa mereka merasa Amerika terlalu banyak menggunakan energy fosil, sehingga Negara-negara berkembang mendapatkan dampak negativnya. Namun mereka tidak dapat berbuat apa-apa kepada Negara tersebut. Memang sulit untuk mengatasi permasalahan yang ada di Negara India ini. Lah wong sekarang saja masih banyak yang belum merasakan listrik, bagaimana jika pemerintahnya mengurangi penggunaan bahan bakar.?
Negara selanjutnya yang dikunjungi adalah Indonesia, dimana saat itu Leonardo melihat langsung keadaan hutan Sumatra tahun 2015 yang sedang dibakar oleh orang-orang jahat suruhan pabrik. Melihat kondisi hutan yang terbakar dan penuh asap, Leonardo diCaprio pun sedikit ngeri dikarnakan pemandangan yang dilihatnya menggunakan helicopter hanyalah asap dan asap. Tour guide yang menuntun perjalanan tersebut adalah wanita asal Indonesia, dan dia berkata bahwa Indonesia adalah Negara ter-korup dimana pemerintah bisa dibayar untuk mengeluarkan izin membakar hutan, dan dirubah menjadi perkebunan kelapa sawit. Sungguh saat itu saya sendiri menjadi sangat malu mendengar ucapan dari bangsa sendiri tersebut, namun bagaimana lagi.? Memang itulah kebenarannya.
Ilmuwan johan rockstorm mengatakan jika kita secara rata-rata bergerak menuju kenaikan suhu sebesar 4 derajat celcius pada abad ini. Kita belum pernah berada di kenaikan suhu sebesar 4 derajat c selama 4 juta tahun terakhir. Gambaran yag diberikan jika kita tidak segera mengambil tindakan dalam hal menghadapi global warming saat ini adalah :
Sebenarnya dalam 12 ribu tahun terakhir, suhu udara sangat stabil.
Saat ini kita hampir berada pada kenaikan 1 derajat celcius, 0.85 derajat celcius lebih tepatnya. Dan selama ini dampak yang dunia terima sudah sedemikian parahnya, badai di amerika, kekeringan parah di beberapa Negara, terumbu karang mulai mati sebelum mencapai kenaikan 2 derajat celcius, dan bumi saat ini sudah diprediksi akan mencapai kenaikan suhu 1,5 hingga 2 derajaat celcius, dengan demikian, hal tersebut pasti akan terjadi.
Pada 3 atau 4 derajat, aka ada gelombang panas yang membuat beberapa tempat tidak lagi dapat untuk dihuni oleh manusia, sector pertanian akan hancur di daerah khatulistiwa, itu akan membuat kita tidak lagi mampu memberi makan umat manusia, dan yang membuat para ilmuwan takut adalah dimana kita bisa mencapai puncak saat bumi mengambil alih dan mendukung proses terjadinya pemanasan global tersebut. Saat ini contoh nyata yang adalah Greenland untuk pertama kalinya mulai mencair.

Global warming is real
Ada suatu tindakan positif dari beberapa negara yang layak untuk ditiru, misalkan Saat ini di Jerman saat masyarakatnya terbangun, mereka bisa merasakan 30 persen energy listrik yang dihasilkan oleh aingn dan surya, 2 juta lebih warganya memasang panel yang dapat menyumbangkan tenaga surya untuk kehidupan mereka sendiri.
Di Denmark, 100% kebutuhan listik mereka dihasilkan dari energy angin, ternyata mereka mampu 100%hanya memakai energy yang dapat diperbarui, dan kini mereka menggunakan energy GRATIS.
Bahkan di swedia, seluruh lapisan masyarakatnya mendesak pemerintah untuk beralih, dan akhirnya pemerintah mereka mengatakan bahwa swedia akan menjadi Negara pertama yang bebas dari bahan bakar fosil. Luar biasa.

Desember 2015 merupakan hari yang bersejarah di kota paris, saat itu ada konfrensi yang diselenggarakan untuk mengatas perubahan iklim. Dan hasilnya 195 negara mengatakan sebisa mungkin berusaha untuk berubah. Tentunya hal ini sangat menggembirkan untuk kita dengar, namun seberapa jauh hal ini dibahas.? Mereka hanya membahas untuk menurunkan suhu di bumi secara perlahan, 1.5 derajat celcius untuk awaalnya, namun tidak ada pembahasan mengenai pajak karbon, tidak ada juga bahasan mengenai hukuman, tidak ada ketentuan yang dipaksakan. Alhasil kita hanya dapat berharap agar Negara-negara sebanyak 195 ini berhasil memenuhi kata-kata yang telah mereka ucapkan bersama.

Berita baik disampaikan oleh seorang ilmuwan amerika, bahwa kita belum terlambat. Suhu di bumi masih bisa didinginkan, dan apabila kita mulai bergerak dan berhasil, maka es yang ada di artik dapat kembali mendingin dan membeku.
Diakhir film terdapat sambutan Leo saat ia diundang sebagai salah satu pembicara di konferensi Paris.Berikut adalah isi sambutan Leonardo saat berada di konfrensi paris 2015 yang lalu.
“Perubahan besar-besaran dibutuhkan sekarang juga. Perubahan yang menuntun kita pada kesadaran bersama. Evolusi kesadaran bersama dari umat manusia, yang terinspirasi dan dimungkinkan
oleh rasa mendesak dari kalian semua.

Kita bisa memberi selamat pada satu sama lain hari ini. Tapi itu tidak berarti apa-apa
jika kalian kembali ke Negara kalian dan gagal untuk mendorong melebihi janji-janji dari kesepakatan bersejarah ini. Setelah perdebatan dan konferensi
selama 21 tahun, waktunya untuk mendeklarasikan tidak ada lagi bicara, tidak ada lagi alasan, tidak ada lagi pembelajaran selama 10 tahun, tidak lagi mengizinkan perusahaan bahan bakar fosil untuk memanipulasi dan mendikte ilmu sains dan kebijakan-kebijakan
yang mempengaruhi masa depan kita. Seluruh dunia sekarang memperhatikan. Antara kalian dipuji oleh
generasi masa depan, atau dijelek-jelekkan oleh mereka. Kalian adalah harapan yang terakhir
dan terbaik dari Bumi. Kami minta pada kalian untuk melindunginya. Atau kita, semua makhluk hidup yang kita sayangi, akan jadi tinggal sejarah.

Semua ada di tangan kita. Ganti konsumsi kita. Apa yang kau beli, apa yang kau makan,
bagaimana kita mendapat energi kita. Beri suara pada para pemimpin yang melawan perubahan iklim dengan:

Mengurangi subsidi bahan bakar fosil.
Investasi pada energi yang bisa diperbaharui.
Meninggalkan bahan bakar fosil di tanah.
Mendukung pajak karbon.”
Di akhir dituliskan bahwa :
Emisi karbon dari pembuatan film ini
ditutupi dengan pembayaran pajak karbon.

Dananya akan mendukung usaha untuk
melindungi hutan hujan yang penting.
Jadi saat ini tidak ada kata nanti untuk mulai memperbaiki keadaan bumi kita. Pelajari tentang perubahan iklim dan cara yang tepat untuk menghadapinya. Global warming is real. Bukan sekedar omong kosong belaka, kita sudah merasakan dampaknya saat ini. Pemerintah juga tidak akan berhasil jika kita tidak berubah saat ini juga.
Mari berubah untuk bumi kita!

Advertisements